Tekhnik Tips & Cara Kiat Sukses Budidaya Gurame Di Kolam Terpal Dengan Lahan Sempit

Bagi anda yang berminat ingin mencoba untuk membudidayakan ikan gurame tetapi mempunyai kendala dalam lahan, tidak memiliki lahan yang luas untuk kolamnya, maka anda tak usah khawatir karena dalam pembahasan kali ini akan kita kupas tentang tekhnik tips dan cara kiat sukses budidaya gurame di kolam terpal dengan memanfaatkan  lahan yang sempit. Mengapa harus memilih budidaya ikan gurame? Hal ini dikarenakan bahwa gurame sendiri merupakan jenis ikan yang tidak sulit dan sangat mudah untuk di budidayakan sehingga resiko kegagalan kemungkinannya kecil, tentunya harus dibarengi juga dalam pemeliharaan yang anda lakukan baik dan maksimal.  

Baca juga :

Selain itu, tekhnik langkah tips dan cara kiat sukses budidaya gurame di kolam terpal, mengapa harus menggunakan terpal sebagai kolamnya? Kolam terpal ini sendiri merupakan solusi terbaik bagi anda yang ingin melakukan budidaya gurame yang tidak memiliki lahan cukup luas, jadi meskipun anda memiliki lahan yang sempit anda masih tetap bisa melakukan budidaya gurame yaitu dengan memanfaatkan kolam terpal ini. Memang pada dasarnya dalam pemeliharaan ikan gurame ini anda membutuhkan air yang cukup, tetapi dengan kolam terpal juga masih tetap bisa dilakukan yang penting banyak air di kolam dengan banyak ikan gurame yang ada di kolamnya seimbang. Walaupun budidaya ikan gurame ini hanya di kolam terpal, tetapi yang penting anda merawatnya dengan benar dan baik maka ikan gurame ini akan tetap tumbuh dengan baik.  
kiat sukses budidaya gurame di kolam terpal

Tekhnik atau Cara Untuk Merancang Kolam Terpal Budidaya Gurame 

Ada dua jenis tekhnik atau cara untuk merancang kolam terpal yang dapat anda lakukan, caranya yaitu sebagai berikut:
  • Cara dengan jenis pertama dengan proses penggalian yaitu: melakukan penggalian lahan atau tanah 1 m2 dengan kedalaman 90 cm lalu kemudian pasangkan terpal pada tanah galian tersebut. 
  • Cara dengan jenis yang kedua tanpa proses penggalian yaitu: pasangkan terpal pada permukaan tanah dengan menggunakan bantuan rangka dari besi kayu atau bambu, kemudian terpal dirangkai menyerupai bak, beban terpal juga jangan terlalu berat sewaktu diberi air. Dalam cara yang kedua ini akan lebih memudahkan anda dalam mewujudkan kiat sukses budidaya gurame di kolam terpal karena selama proses pemeliharaan, penggantian dan pembersihan kolam dapat dilakukan dengan mudah, anda juga dapat mengeluarkan kotoran dalam kolam dengan mudah, sehingga kesehatan dan kebersihan air dalam kolam tetap terjaga. 

Tips Menjaga Keseimbangan Air dan Kesehatan Ikan Selama Proses Kiat Sukses Budidaya Gurame Di Kolam Terpal Agar Gurame Tetap Tumbuh

Menjaga keseimbangan air dan ikan gurame di kolam terpal sangat penting untuk diketahui, karena hal ini merupakan bagian yang harus anda perhatikan dalam kiat sukses budidaya gurame di kolam terpal agar terwujudnya budidaya gurame yang sukses dan meminimalisir terjadinya kegagalan selama proses pembudidayaan. Jadi tips yang harus anda ketahui yaitu sebagai berikut:
  1. Kolam terpal sangat fleksibel, jadi untuk penempatannya dapat disimpan/dirancang dilahan manapun. Bisa di pekarangan rumah, lahan pesawahan, perkebunan atau lahan yang memungkinkan untuk bubdidaya gurame.
  2. Karena terpal mengandung unsur kimia maka sebelum pemasangan, terlebih dahulu terpalnya di cuci dan dibersihkan untuk menghilangkan penyakit dan zat yang berbahaya bagi ikan gurame.
  3. Taburi garam 2ons/m3 Untuk membunuh patogen dalam kolam yang telah terisi air.  
  4. Pastikan ikan gurame yang akan di budidayakan tidak mengandung bibit penyakit, jika ada gurame yang terkena penyakit maka karantinakan terlebih dulu sebelum di masukan ke kolam.
  5. Lakukan adaptasi dalam penebaran benih ikan gurame, sebelum benih di tebar perlu diadaptasikan terlebih dulu agar gurame tidak dalam kondisi stress saat berada dalam kolam. Caranya yaitu: masukan benih yang masih terbungkus plastik ke dalam kolam dan tunggu hingga dinding plastik mengembun. Setelah mengembun itu tandanya suhu air kolam dengan air pada plastik sudah sama, maka sedikit demi sedikit benih tersebut dapat di lepaskan dari bungkusnya dan menyatu dengan air kolam. 
  6. Jika ukuran kolam terpal tidak besar maka jangan menampung ikan gurame dengan jumlah besar dalam kolamnya.  Jika tetap dipaksakan maka ikan gurame akan mati. 
  7. Jumlah ikan gurame harus disesuaikan dengan ukuran kolam terpal yang anda rancang, untuk kolam terpal dengan ukuran 1m2 dengan kedalaman ± 1m maka kolam dapat diisi dengan 10 ekor gurame dengan berat 2,5ons. 
  8. Kurangi jumlah ikan dalam kolam terpal atau pindahkan/pisahkan sebagaian gurame ke kolam terpal lain apabila gurame sudah tumbuh besar. Jika tidak maka lakukanlah penambahan filter air yang memadai, caranya yaitu; mengalirkan air ke kolam terpal dengan pompa kesuatu sistem filter, setelah melalui filter maka air akan masuk kembali ke kolam. 
  9.  
kiat sukses budidaya gurame di kolam terpal
Tips selanjutnya yaitu mengenai jenis pakan yang diberikan pada ikan gurame agar tetap tumbuh dengan baik yaitu: pakan buatan/pellet, daun talas/ keladi, daun sente, daun singkong, daun kangkung daun ubi jalar, daun pepaya, tauge, labu, jagung rebus, dedak, ampas tahu, dan bungkil kacang.
Pada budidaya ikan gurame dengan kolam terpal ini hindari pemberian pakan yang berlebihan, jika ada makanan yang tersisa harus segera dibuang. Pakan dan kotoran ikan yang menyatu dalam kolam mengandung zat amoniak yang dapat menjadi racun dengan jumlah tertentu bagi gurame. Selain pemberian pakan dengan jumlah dan frekuensi teratur agar kiat sukses budidaya gurame di kolam terpal terwujud dan berhasil hal lain yang harus diperhatikan adalah kualitas air yang harus terjaga kebersihannya agar gurame tetap sehat dan tumbuh dengan baik. 

Baca juga :