Cara Membuat Pakan Lele Buatan Sendiri

Cara membuat pakan lele buatan sendiri - Pakan merupakan salah satu komponen penting dalam membudidayakan ikan, termasuk ikan lele. Sayangnya, pakan ikal lele ini harganya lumayan cukup mahal juga karena in bahan bakunya impor dari luar negri. Dalam ini menjadikan keluhan bagi pengembang usaha ternak lele.

Untuk mengatasi permasalahan ini, alangkah baiknya kita mencari tahu bagai mana cara membuat pakan buatan dengan efektif sebagai subtitusi pakan buatan pabrik. Dalam artikel ini saya akan berbagi pengetahuan tentang cara membuat pakan lele alternative, ada dua cara alternative yang akan saya paparkan disini, yaitu pakan yang memanfaatkan bahan sisa dan pakan dari bahan utama. Pakan yang dibuat dari bahan utama memiliki kandungan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan ikan lele, sedangkan pakan yang memanfaatkan bahan sisa yaitu bisa kita dapatkan dari bahan-bahan organic sisa dan tentunya dengan harga yang cukup murah. 



Kandungan Nutrisi untuk Pakan 

Pakan yang terbuat dari bahan utama mengandung mineral, vitamin, karbohidrat, lemak, dan protein. Mengingat jenis ikan seperti lele ini membutuhkan banyak protein sebanyak 35% - 40%. Kandungan lemak juga sangat dibutuhkan sebagai sumber energi untuk menjaga keseimbangan daya apung dalam air, melarutkan berbagai jenis vitamin, dan untuk kelangsungan hidup ikan. Ikan lele membutuhkan lemak sebanyak 5% dari berat pakan, namun pemberian pakan yang mengandung lemak ini tidak boleh berlebihan karena akan menyebabkan kegemukan pada hati dan usus, sehingga berdampak kurangnya nafsu makan.

 
Selain berfungsi sebagai nutrisi, Karbohidrat juga sangat dibutuhkan sebagai sumber energi dan bisa juga sebagai bahan perekat dalam pembuatan pakan. Kandungan karbohidrat untuk pakan lele ini sebanyak 5 % kurang lebih. Adapun kandungan Vitamin yang merupakan zat organic untuk kebutuhan pakan ikan lele dengan jumlah yang kecil. Sumber Vitamin ini berperan untuk daya tahan tubuh dan untuk mempertahankan kondisi. Kandungan Mineral yang dibutuhkan dalam membuat pakan lele yaitu Mineral dengan jumlah yang kecil. Mineral ini berfungsi untuk metabolism dan untuk membangun struktur tulang. Mineral terdiri dari mikromineral dan makromineral.Mikromineral ini terkandung dalam tubuh ikan seperti sulfur, klorida, fosfor, kalium, natrium, magnesium, dan kalsium. Sedangkan Makromineral seperti selenium, silicon, krom, fluor, nikel, kobalt, iodium, tembaga, mangan, seng, dan besi. 

Cara Membuat Pakan Lele Buatan Sendiri 

Cara membuat pakan lele alternative buatan sendiri ini bisa kita buat dari berbagai bahan dengan bahan utama seperti tebung ikan. Kandungan protein yang terkandung dalam tepung ikan ini lebih tinggi dari kandungan gizi lainnya. Namun harga tepung ini lumayan cukup mahal, untuk meringankannya anda bisa mencampurkan tepung ikan ini dengan bahan lainnya tanpa mengurangi kadar protein yang terkandung yang ada. Pakan lele yang bisa kita buat ini tentunya harus sesuai dengan standar kebutuhan ikan lele agar berkembang dengan cepat dan baik. Sebagai acuan utama untuk membuat pakan lele ini yaitu kandungan proteinnya. Untuk lebih jelasnya simak ringkasan dibawah ini bahan-bahan utama yang harus disiapkan sebagai berikut : 

1. Tepung Ikan

Kandungan Protein sekitar 62.99% dan Lemak 8.4% 

2. Tepung Kedelai 

Kanudngan Protein sekitar 36,6% dan Lemak 14.30% 

3. Bungkil Kelapa 

Kandungan Protein sekitar 18.46% dan Lemak 15.73% 

4. Tepung Jagung 

Kandungan Protein sekitar 10.58% dan Lemak 0.53% 

5. Dedak Halus 

Kandungan Protein sekitar 15.58% dan Lemak 6.8% 

6. Tepung Tapioka 

Kandungan Protein sekitar 2.6% dan Lemak 2.6% 

Sebagai contoh pembuatan pakan lele. Pertama, siapkan 50Kg tepung ikan yang mengandung protein 62,9% dengan dedak halus sebanyak 50Kg yang mengandung protein 15,58%. Apakah mencukupi kebutuhan proetinnya? 
Tepung ikan dengan jumlah protein 62,9% x 50 Kg = 31,45 Kg 
Dedak halus dengan jumlah protein 15,58 x 50 Kg = 7,79 Kg 
Tepung ikan dan dedak halus yang mengandung protein sebanyak 39,24 Kg 
Artinya dari 100 Kg total bahan baku ini terdapat prorein sebanyak 39,24 Kg, tentunya kandungan proteinnya sangat mencukupi dari kebutuhan lele. Untuk memperkaya kandungan nutrisi, anda bisa menambahkan berbagai vitamin ikan yang bisa kita dapatkan dipasar. 

Membuat Pakan Tambahan 

Cara ini meruapakan solusi tepat untuk penghematan dengan mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Tujuan utamanya yaitu untuk melengkapi pemberian pakan utama. Pakan tambahan ini bisa kita dapatkan dari bahan-bahan sisa seperti yang telah saya ringkas dibawah ini sebagai berikut. 

1. Dari Limbah Peternakan Unggas 


Limbah dari hewan unggas ini seperti ayam bisa kita jadikan sebagai pakan tambahan. Jika anda mempunyai teman dekat atau sodara yang mempunyai ternak ayam. Pastikan untuk selalu berkomunikasi dengan tujuan, bilamana ada ayam mati di kandang bisa kita dapatkan untuk di jadikan sebagai pakan tambahan lele. Namun ayam mati ini, harus di bersihkan terlebih dalu dari bulu-bulunya, kemudian rebus dengan air mendidih dan setelahnya bisa langsung kita masukan kedalam kolam ternak lele. 

2. Bekicot atau Keong Emas 

Pakan tambahan lainnya yaitu dai daging bekicot dan keong emas. Anda bisa mendapatkannya di pesawahan. Daging keong mas dan bekicot ini mengandung kaya akan protein yang cukup tinggi. Rebus daging keong emas terlebih dahulu, kemudian masukan kedalam kolam ternak lele. 

3. Belatung 


Kandungan protein yang terdapat pada belatung ini sangat baik untuk pertumbuhan ikan lele. Belatung ini biasanya yang di hasilkan dari lalat. Jenis belatung yang sangat bagus untuk pakan lele ini yaitu dari lalat hermetia illucens yang mengandung protein kasar hingga 40%. Anda bisa mengembangbiakan belatung untuk pakan lele ini, terlebih dahulu Sediakan ember, ampas tahu, daun pisang, kotoran ayam, dan bisa juga sisa-sisa asin atau ikan. Untuk caranya cukup mudah sekali, masukan ampas tahu ke dalam ember, kemudian tambahkan air secukupnya dan aduk hingga rata. Setelah itu, tambahkan kotoran ayam dan sisa-sisa asin, kemudian tutup ember tersebut dengan daun pisang agar lalat dapat bertelur. Simpan emeber ditempat teduh, hindari terik matahari secara langsung dan pastikan tidak terkena air hujan. Setelah kurang lebih 3 minggu, belatung baru bisa di panen, kadang 2 minggu bisa untuk dipanen. Untuk memberikan belatung ini, terlebih dahulu campurkan media kultur yang terdapat belatung dengan air. Lalu saring untuk mendapatkan belatung tersebut, dan belatung siap untuk di jadikan pakan lele. Perhatikan belatung ini tidak boleh terlalu lama disimpan karena akan berubah menjadi lalat. 

4. Ikan Rucah 

Ikan rucah ini yaitu ikan kecil-kecil yang bisa anda dapatkan di tempat pelelangan ikan. Anda bisa langsung memberikan ikan rucah ini secara langsung tanpa di olah, cukup di cincang saja kemudian taburkan pada kolam ternak lele. 

Demikian postingan kali ini tentang cara membuat pakan lele buatan sendiri. Semoga informasi ini bermanfaat dan menjadi referensi untuk anda yang sedang menjalankan usaha ternak lele. Semoga sukses…